Usaha untuk menunjang kehidupan dimasa covid

Laga Irene Sukandar Vs Dewa Kipas Disorot Federasi Catur Dunia Di Twitter

Dadang Subur pun paham dan mengerti permainan catur dengan baik. Menurut Susanto, dengan kemampuan Dadang Subur saat ini, ia menilai sebenarnya pria asal Bandung itu bisa saja mengalahkan pemain yang levelnya sedikit berada di atasnya. Susanto pun menyebut Dadang Subur sebenarnya dapat bermain dan paham akan taktik-taktik di dunia catur. “Jadi @irene_sukandar telah mengalahkan Dewa_Kipas three-zero. Akurasinya kurang dari 40% dalam permainan. Lebih dari 1 juta orang menonton pertandingan tersebut,” tulisnya.

Mulanya, dari duel tersebut bakal terdapat hadiah berupa uang tunai Rp150 juta dari Deddy Corbuzier. Namun, kini diketahui hadiah duel panas catur itu sudah bertambah jadi Rp300 juta. Laga duel catur Dewa Kipas vs GM Irene Sukandar menjadi perhatian publik beberapa waktu belakangan. Laga seru ini sendiri akan dihelat pada Senin, 22 Maret 2021 pukul 15.00 WIB yang disiarkan di kanal YouTube Deddy Corbuzier. ”Saya tidak biasa main 10 menit karena biasanya mainnya di satu kali pertandingan dan major lama.

Sementara itu, pada babak ketiga, pertandingan tak kalah menarik karena sampai terjadinya pertukaran pion. Namun, akhirnya Irene Sukandar berhasil menang setelah mengancam ratu Dewa Kipas di D6 saat memindahkan ratunya ke E5. Seperti diketahui, Dewa Kipas atau Dadang Subur membuat heboh dunia catur internasional.

JAKARTA – Live match catur Dewa Kipas alias Dadang Subur yang melawan Grand Master Irene Sukandar menarik perhatian publik. Tak terkecuali International Chess Federation yang ikut memposting laga catur tersebut. Jumlah kicauan dengan topikDewa Kipasmenyentuh angka 12,5 ribu cuitan. Rata-rata warganet mengunggah foto atau hasil screenshot pertandingan antara Dewa Kipas melawan GMW Irene Kharisma. Pengelola chess.com menilai akun Dewa Kipas melakukan kecurangan dalam pertandingan catur online karena terindikasi menggunakan bot atau aplikasi bantuan.

Dewa Kipas diblokir lantaran dituding curang atau menggunakan bot saat bermain. Atas kisruh itu, Deddy Corbuzier pun menghelat pertandingan antara Dewa Kipas melawan Irene. Dalam berbagai catatan sejarah, pertandingan catur di zaman dahulu tak mengenal batasan waktu. Bahkan pada tahun 1843, pertandingan catur antara Howard Staunton dan Pierr St Amant memakan waktu hingga 14,5 jam.

Dalam pertarungan yang disiarkan di podcast Doddy Corbuzier ini, laga Dewa Kipas vs WGM Irene Kharisma menggunakan aturan format empat babak dengan waktu berpikir per babaknya adalah 10 menit. Masing-masing pemain mendapat kesempatan dua kali menggunakan bidak hitam, dengan jeda antarbabak adalah lima menit. Akhirnya buntut dari polemik ini, Dadang Subur menjawab tantangan untuk bermain catur dari seorang Grand Master Wanita Catur Indonesia, yakni Irene Sukandar. Pertandingan catur antara Dadang dan Irene pun disiarkan secara langsung melalui kanal YouTube Deddy Corbuzier yang ditonton hingga 1,25 juta orang. JawaPos.com – Pertandingan persahabatan catur antara Dewa Kipas dan grandmaster Irene Sukandar mencetak rekor ditonton secara live slot online indonesia lebih dari 1 juta penonton di akun YouTube Deddy Corbuzier, sore ini. Pertandingan persahabatan catur antara Dewa Kipas dan grandmaster Irene Sukandar mencetak rekor ditonton secara reside lebih dari 1 juta penonton di akun YouTube Deddy Corbuzier, sore ini.

Seperti diketahui, Deddy Corbuzier menyediakan hadiah yang cukup besar dalam pertandingan catur ini. Deddy menyediakan hadiah sebesar complete Rp150 juta untuk duel catur tersebut sehingga baik menang atau kalah, Pak Dadang dan Irene tetap mendapatkan uang hadiah. Sejak awal Maret 2021 lalu, nama Dewa Kipas menarik perhatian warganet Indonesia setelah memenangkan pertandingan catur on-line di chess.com melawan pecatur luar negeri IM Levy Rozman yang memakai akun GothamChess. Federasi catur dunia, FIDE, ikut mengomentari pertandingan catur antara Irene Sukandar melawan Dadang Subur alias Dewa Kipas. Akun pemilik nama asli Dadang Subur itu dibekukan usai mengalahkan Levy Rozman alias GothamChess, pemain catur internasional yang juga seorang komentator. Pria berkebangsaan Amerika Serikat itu nyaris tidak percaya dirinya yang sudah malang melintang di laga catur malah kalah oleh orang yang sama sekali baru, Dewa Kipas alias Dadang Subur.